tagline

Dapat Investment Grade dari S&P, RI Bakal Diserbu Investor - Yulida Medistiara - detikFinance

Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pagi ini menerima kunjungan dari Standard & Poor's (S&P), sebuah lembaga pemeringkat internasional yang menjadi salah satu acuan bagi kalangan investor. Kedatangannya untuk menilai kebijakan pengelolaan APBN dan fiskal Indonesia. 

 

S&P merupakan satu-satunya lembaga pemeringkat yang belum memberikan kategori investment grade untuk Indonesia dibandingkan Moody's dan Fitch. Jika Indonesia mendapatkan peringkat investment grade, maka investor akan semakin percaya untuk berinvestasi ke Indonesia. 

 

"Investment grade, dengan rating yang lebih baik maka kita punya kesempatan untuk outrage investor-investor yang lebih luas. Jadi, investor kan ngelihatin rating kita, kalau rating kita membaik maka makin banyak investor yang makin nyaman dengan credit story Indonesia," ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil Nazara, di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (24/3/2017).

 

Dalam pertemuan dengan S&P, pemerintah telah menjelaskan tentang bagaimana mengelola APBN dari penerimaan pajak dan kebijakan fiskal. Pertemuan tersebut juga membicarakan tentang utang pemerintah yang dimanage untuk membiayai sektor produktif. 

 

"Ya kita jelaskan kita manage utang dengan prudent dan depth to GDP kita 28% dan itu kalau dibandingkan dengan negara lain yang juga investment grade kita jauh lebih baik," ujarnya. 

 

Saat ini menurutnya beban utang Indonesia bahkan kecil daripada negara lain. Misalnya jika dibandingkan dengan Jepang, jumlah utang 2,5 kali lipat dari jumlah ekonominya sementara di Jepang menghadapi masalah penduduk tua. Indonesia masyarakat masih muda dan utang rendah

 

"Sekarang saja kita sudah cukup buktikan diri bahwa Indonesia punya cerita pembangunan ekonomi dan kebijakan fiskal yang cukup kredibel. Nah, ini yang kita sampaikan kepada rating companies. Sekarang kan rating companies yang belum taruh kita ke investment grade kan S&P, ya biarkan mereka assest," ujarnya. (mkj/mkj)

 

Sumber :
http://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/3455949/dapat-investment-grade-dari-sp-ri-bakal-diserbu-investor